Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Kenali Faktor dan Pengobatan Hipertensi

3 min read

Kenali Faktor dan Pengobatan Hipertensi

COBA GEH, Faktor dan Pengobatan Hipertensi. Pernahkah kita belakangan ini seringkali merasa pusing, mudah marah, cepat lelah, bahkan terasa sulit bergerak atau berjalan? Padahal, menurut hati sih semuanya masih sama saja.

Tidak ada perubahan yang berarti di dalam tubuh kita. Tidak ada sakit. Tidak ada pekerjaan berlebihan hingga seharusnya tidak mudah marah dan tidak mudah lelah.

Namun, kok kondisi emosi kita maunya uring-uringan dan mudah lemah? Apa yang terjadi?

Mengingat tidak adanya jawaban yang pasti, membuat kita mau tidak mau harus memeriksakan diri ke dokter.

Setelah menjalani sesi konsultasi dan pemeriksaan, akhirnya dokter mengatakan dengan singkat, “Anda terkena hipertensi..!”

Kita pasti langsung shock mendengar kata dokter tersebut. Bagaimanapun juga di benak kita, pasti terbayang sesuatu yang mengerikan kalau kita mendengar kata hipertensi.

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Orang yang terkena hipertensi sering identik dengan orang yang mudah marah, mudah tersinggung, mudah pusing, mudah lelah, dan tidak bisa mandiri atau bebas bergerak karena tekanan darah yang tinggi dapat membuatnya lemah.

Hal yang paling mengerikan dari hipertensi adalah penyakit ini merupakan pembunuh terbesar yang sering tidak tampak wujudnya.

Hipertensi sering menjadi “momok” bagi banyak orang dan dijauhi. Padahal, sebenarnya kita tidak tahu persis apa sebenarnya hipertensi.

Kita hanya mengikuti persangkaan banyak orang bahwa hipertensi itu sesuatu yang mengerikan dan pantas untuk dijauhi.

Begitu mengetahui kita terkena hipertensi maka dokter akan memberikan serangkaian obat untuk menurunkan tekanan darah dan anjuran mengikuti pola hidup sehat dan pola makan sehat.

Walaupun mungkin, kita tentunya tidak senang dengan obat dan ingin hidup seenaknya. Akan tetapi kalau sudah terkena hipertensi, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menjalaninya secara teratur.

Kecuali kalau kita ingin hipertensi segera membuat kita mengalami kematian. Tentu kita tidak ingin seperti itu.

Oleh karenanya, melakukan pencegahan penyakit dan menjalani pola hidup sehat sejak dini sangatlah penting.

Faktor Penyebab Hipertensi

Hipertensi secara umum disebabkan oleh tiga hal, yaitu gaya hidup modern, pola makan yang salah, dan berat badan yang berlebihan.

1. Faktor Gaya Hidup Modern

Orang zaman sekarang sibuk mengutamakan pekerj aan untuk mencapai kesuksesan.

Kesibukan dan kerja keras serta tujuan-tujuan yang berat mengakibatkan timbulnya rasa stres dan tekanan yang tinggi.

Perasaan tertekan membuat tekanan darah menjadi naik.

Selain itu, orang yang sibuk juga tidak sempat untuk berolahraga. Akibatnya lemak dalam tubuh semakin banyak dan tertimbun yang dapat menghambat aliran darah.

Pembuluh yang terhimpit oleh tumpukan lemak menjadikan tekanan darah menjadi tinggi.

Inilah yang menyebabkan terjadinya hipertensi. Ditambah lagi, biasanya orang menyadari dirinya terkena hipertensi ketika sudah parah dan telah menyebabkan komplikasi yang serius.

2. Faktor Pola Makan yang Salah

Pada umumnya orang menyukai makanan yang asin dan gurih, terutama makanan-makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak jenuh serta garam dengan kadar tinggi.

Mereka yang senang makan makanan asin dan gurih berpeluang besar terkena hipertensi.

Kandungan Na (Natrium) dalam garam yang berlebihan dapat menahan air (retensi) sehingga meningkatkan jumlah volume darah.

Akibatnya jantung harus bekerja keras memompa darah dan tekanan darah menjadi naik. Inilah yang menyebabkan hipertensi.

Jadi, sangatlah baik mengontrol pola makan yang sehat. Hindari makanan yang mengandung kadar garam tinggi.

Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi agar kita dapat mengetahui secara pasti kalori yang kita perlukan tiap hari serta pola makan yang sehat tanpa berisiko terkena hipertensi.

3. Faktor Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan atau kegemukan (obesitas) adalah pemicu timbulnya berbagai penyakit serius termasuk hipertensi akut.

Orang yang berat badannya berlebih pada umumnya mengalami kesulitan untuk bergerak secara bebas.

Untuk dapat menggerakkan tubuhnya maka jantung harus memompa darah dan membuat tekanan darah naik.

Itulah sebabnya, kegemukan juga merupakan faktor terjadinya hipertensi.

Oleh karena itu, untuk terhindar dari hipertensi, bagi mereka yang sudah mengalami kegemukan harus mulai diet pola makan secara seimbang.

Selain untuk penampilan yang lebih baik, diet pola makan juga akan mencegah kita dari berbagai penyakit serius yang sebagian besar disebabkan oleh adanya bola makan yang tidak sehat.

Apakah hipertensi akan menyebabkan dunia kita kiamat?

Tentu tidak. Jika kita positif terkena hipertensi, tidak perlu panik. Kita juga tidak perlu khawatir secara berlebihan.

Banyak cara yang sudah ditemukan untuk mengobati penyakit hipertensi, baik pengobatan tradisional yang alami maupun pengobatan modern dengan obat-obatan kimia.

Pengobatan Hipertensi

Berikut ini gambaran terapi hipertensi yang biasa disarankan oleh dokter.

Sebelum lanjut mungkin anda membutuhkan informasi Manfaat Ekstrak Buah Pala Untuk Insomnia

Untuk menjalani dan memilih mana yang paling tepat, konsultasikan dengan dokter sehingga kita mendapatkan pengobatan yang prima dan dapat mengendalikan tekanan darah kita.

1. Diet Hipertensi

Diet hipertensi ini dapat dilakukan dengan mengurangi asupan garam ke dalam tubuh dengan menggunakan ukuran sekitar satu sendok teh garam per hari dan memperbanyak konsumsi serat karena serat dapat memperlancar buang air besar dan mengurangi asupan natrium.

Diet ini juga dilakukan dengan menghentikan kebiasaan buruk seperti minum minuman alkohol dan kopi yang dapat memacu detak jantung.

Selain itu, memperbanyak asupan kalium karena kalium dapat membantu mengatasi kelebihan natrium.

2. Olahraga Hipertensi

Olahraga hipertensi dapat dilakukan dengan latihan aerobik sesuai dengan ketentuan.

Masing-masing ada tahapannya yaitu tahap pemanasan selama S 10 menit, tahap latihan selama 15 20 menit, tahap pendinginan selama 5 10 menit. Ini adalah tahapan-tahapan yang normal.

Jika tubuh tidak kuat atau terasa letih, olahraga boleh dihentikan dan segera beristirahatlah.

Di lain hari, ulangi lagi dengan porsi yang sedikit lebih lama sehingga dapat dicapai porsi olahraga hipertensi yang ideal sesuai anjuran dokter.

3. Terapi Hipertensi

Terapi hipertensi juga dapat dilakukan dengan terapi herbal atau terapi dengan bahan-bahan yang berasal dari tanaman. Misalnya bawang putih, bawang merah, seledri, atau tomat yang dapat menurunkan tekanan darah.

Selain itu, terapi hipertensi juga dapat dilakukan dengan terapi nutrisi yang menggunakan suplemen untuk mengendalikan hipertensi, misalnya dengan potalium, magnesium, kalsium, asam lemak esensial, dan vitamin C.

Terapi lainnya yang biasa digunakan dalam terapi hipertensi adalah relaksasi progresif dengan menggunakan teknik Jacobson yang terdiri dari peregangan dan pengenduran otot di seluruh tubuh.

Ada juga yang menggunakan meditasi, akupuntur yang dikenal dengan tusuk jarum, maupun akupressure dengan menggunakan teknik penekanan dan pemijatan pada titik tertentu di seluruh tubuh.

Semua itu bertujuan menyingkirkan hambatan sehingga energi hidup kembali dan organ yang terganggu dapat berfungsi normal kembali.

Terapi lainnya yang juga terkenal dalam terapi hipertensi antara lain

  1. terapi homeopati,
  2. terapi musik yang diduga dapat mengurangi stres pada seseorang sehingga tekanan darahnya normal kembali,
  3. terapi dengan aromaterapi,
  4. refleksologi yang merangsang berbagai daerah reflek di kaki sehingga fungsi tubuh dapat berjalan normal kembali.

Jadi, jangan terlalu khawatir kalau kita positif terkena hipertensi. Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara pula untuk menyembuhkan hipertensi.

Pilihlah cara yang paling aman dan sesuai. Konsultasikan dengan dokter yang kita percayai sehingga penyembuhan terhadap hipertensi dapat maksimal dan tidak menimbulkan efek samping negatif bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *