Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Pernikahan Dini Boleh Atau Tidak

2 min read

Pernikahan Dini Boleh Atau Tidak

COBA GEH, Pernikahan Dini. Merupakan sebuah pernikahan yang pada salah satu atau kedua belah pihak pasangannya masih berusia dibawah tahun. Jika diusia ini biasanya masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah atas.

Usia tersebut masih terbilang belia untuk sebuah keluarga. Maka dari itu bagi siapapun yang melakukan pernikahan di usia tersebut tergolong pada pernikahan dini.

Jadi, sebuah pernikahan diusia dibawah 18 tahun, dari masing masing pasangan atau malah bisa keduanya. Usia tersebut masih berusia remaja.

Bagi sebagian orang pernikahan yang seperti itu masih dibolehkan, bahkan ada yang berpendapat selama keduanya atau salah satunya sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Pernikahan tersebut sah sah saja.

Apalagi kalau keduanya sudah mampu dalam mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri dan tidak ketergantungan kepada orang tuanya. Namun hal tersebut sangatlah jarang.

Penyebab Pernikahan Dini

Ternyata banyak faktor dan penyebabnya ketika pasangan muda memutuskan untuk melaksanakan pernikahan dini. Bisanya setiap pasangan akan memikirkannya dengan matang untuk memutuskan ke jenjang pernikahan.

Dan tidak sedikit kisah yang tragis dialami pasangan karena memikirkan persiapan menikah hingga akhirnya tidak jadi menikah. Semoga tidak terjadi pada diri anda.

Nah Faktor apa saja sih yang lazim menjadi penyebab pasangan muda memutuskan untuk melakukan pernikahan lebih awal. Kalo kata orang bisa dibilang nikah muda.

Hamil Terlebih Dahulu. Nah ini yang ngeri ngeri sedap gitu, heheehe. Ya ini biasanya fakta dilapangan, ketika sebuah hubungan pacarran yang melampaui batas kewajaran. Hal tersebut bisa saja terjadi, dengan kejadian hamil duluan maka secara mau tidak mau bahkan harus menanggung malu. Pasangan muda ini harus dinikahkan atau Nikah Dini.

Pergaulan Bebas. Biasanya faktor ini karena memang pasangan tersebut memiliki rekam jejak yang kurang baik, misalnya terlalu membebaskan diri dalam bergaul. akibatnya bisa jadi hamil sebelum menikah.

Kurang Perhatian Orang Tua. Faktor ini bisa jadi menghasilkan faktor faktor sebelumnya, karena kurangnya perhatian dari orang tua yang terjadi pergaulan bebas dan merembet ke hamil terlebih dahulu sebelum menikah.

Faktor Ekonomi. Faktor ini biasanya orang tua juga ikut andil, dari salah satu calon memiliki taraf kehidupan yang cukup sedangkan pasangan yang satunya kehidupannya dibawah calon tersebut.

Faktor Sosial Budaya. Disini biasanya karena turun temurun dari leluhurnya yang sudah mengharuskan anaknya menikah diusia dini. Bisa jadi ada kaitannya dengan faktor faktor yang sudah disebutkan tadi diatas.

Faktor Keinginan. Kalo faktor ini sudah bisa dipastikan ada pada kedua belah pihak pasangan, mungkin saja ia lakukan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Dampak Bagi Keluarga Yang Akang Dibina

Kekerasan terhadap istri yang timbul karena tingkat berpikir yang belum matang dari pasangan muda tersebut. Atau kesulitan ekonomi dalam rumah tangga bagi pasangan muda.

Bisa juga karena pengetahuan yang kurang akan lembaga perkawinan, bahkan Relasi (menjalin hubungan kembali) yang buruk dengan keluarga.

Semua itu bisa jadi dampak bagi keluarga pasangan pernikahan dini yang akan dibina. Nah beberapa dampak yang akan ditimbulkan ketika melakukan pernikahan dini (diusia muda)

Dampak Bagi Remaja yang Melakukan Pernikahan Dini

Remaja yang hamil akan lebih mudah menderita anemia selagi masa kehamilan dan pada waktu melahirkan, salah satu penyebab tingginya kematian ibu dan bayi.

Kehilangan kesempatan mengecap pendidikan yang lebih tinggi, dan Interaksi terhadap lingkungan teman sebayanya sudah pasti akan berkurang.

Sempitnya peluang mendapatkan kesempatan kerja yang otomatis mengekalkan kemiskinan, status ekonomi keluarga rendah karena pendidikan minim. ( Kecuali memang dari keluarga yang mampu dan sejahtera).

Dampak Bagi Sang Anak

Lahir dengan berat rendah, sebagai penyebab utama tingginya angka kematian ibu dan bayi, bisa saja terjadinya cidera saat lahir bagi ibu dengan usia muda. Komplikasi persalinan yang berdampak pada tingginya angka kematian.

Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *