Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Soal Gerontik Ukom Ners Jawaban dan Pembahasannya

3 min read

Soal Gerontik Ukom Ners Jawaban dan Pembahasannya

COBA GEH, Soal Gerontik Ukom Ners. Keperawatan gerontik merupakan sebuah ilmu keperawatan yang banyak menangani tentang lansia.

Jadi pada dasarnya dalam mengerjakan soal gerontik pada ujian kompetensi ners kita harus tahu dan paham terlebih dahulu keperawatan gerontik itu pokok bahasannya tentang apa.

Jika kita sudah paham bahwa ilmu gerontik itu untuk klien lanjut usia maka kita akan lebih mudah dalam memfokuskan pengerjaan soalnya.

Selain harus memahami soal juga harus memiliki strategi dalam mengerjakan soal ukom, karena dalam pelaksanaannya ujian kompetensi ini berbatas waktu.

Jangan sampai anda dibuat stres karena kehabisan waktu dalam mengerjakan soalnya. Masih sama dari tips yang diberikan pada waktu sekolah dulu yakni kerjakan soal yang mudah dulu.

Kenapa soal yang lebih udah dulu, karena kalo kita mengerjakan soal berurutan apalagi soal diawal cukup sulit bagi anda. Pasti waktu dan pikiran anda akan terkuras diawal ujian.

Langsung saja mari kita coba pelajari dan kerjakan soal soal berikut ini, semoga anda mampu mengerjakannya dan tidak melihat kunci jawabannya terlebih dahulu.

Contoh Soal Gerontik Ukom Ners

Berikut ini beberapa contoh soal keperawatan gerontik untuk latihan persiapan ujian kompetensi (Ukom) Ners. Silahkan dicermati dalam membaca soal dan jawablah sesuai dengan kemampuan anda, jangan melihat kunci jawaban sebelum mengerjakan soal.

1. Perawat sedang memberikan sesi pendidikan untuk pegawai baru, dengan topik penelantaran pada lanjut usia. Perawat membantu pegawai mengidentifikasi, klien manakah yang paling sering menjadi korban penelantaran?

  • A. Seorang pria 75 tahun yang menderita hipertensi sedang
  • B. Seorang pria 68 tahun yang baru saja didiagnosis katarak
  • C. Seorang wanita 90-tahun yang menderita Parkinson lanjut
  • D. Seorang wanita 70 tahun yang didiagnosis penyakit Lyme dini
  • E. Seorang pria 65 tahun yang menderita diabetes mellitus

2. Perawat yang merawat klien lanjut usia di fasilitas perawatan jangka panjang. Apakah tindakan yang membantu mendorong otonomi klien?

  • A. Perencanaan makanan
  • B. Dekorasi mangan
  • C. Penjadwalan potong rambut
  • D. Memungkinkan klien untuk memilih kegiatan sosial
  • E. Perencanaan obat

3. Perawat sedang menyiapkan petunjuk Pengobatan untuk klien lansia yang mengkonsumsi digoxin setiap hari. Perawat mencatat keterkaitan usia dengan perubahan tubuh manakah yang dapat menempatkan klien pada risiko keracunan digoxin?

  • A. Kekuatan otot menurun dan kehilangan kepadatan tulang.
  • B. Penurunan efisiensi batuk dan penurunan kapasitas Vital.
  • C. Penurunan air liur dan penurunan motilitas gastrointestinal.
  • D. Penurunan massa lemak tubuh dan penurunan filtrasi glomerulus.
  • E. Penurunan kekuatan otot dan penurunan kapasitas vital.

4. Perawat home care mengunjungi klien lanjut usia yang pasangannya meninggal 6 bulan yang lalu. Apakah perilaku yang menunjukkan koping klien tidak efektif?

  • A. Mengabaikan perawatan pribadi
  • B. Melihat foto-foto lama keluarga
  • C. Berpartisipasi dalam program lanjut usia
  • D. Mengunjungi makam pasangan sebulan sekali
  • E. Sering ikut kegiatan pengajian desa

Jawaban dan Pembahasan dari Contoh Soal diatas

Berikut ini adalah kunci jawaban dari soal soal yang ada diatas. Sekali lagi sebelum anda melanjutkan melihat jawabannya sebaiknya anda pastikan kembali bahwa anda sudah menjawab sesuai dengan kemampuan dan feeling anda.

Selain kunci jawaban yang akan diberikan, juga ada pembahasan mengenai soal tadi beserta alasannya berdasarkan jawabannya.

1. Untuk Jawaban soal nomor 1

  • C. Seorang wanita 90-tahun yang menderita Parkinson lanjut

Penjelasannya Penelantaran lanjut usia meliputi penelantaran fisik, seksual, atau psikologis, penelantaran properti, dan pelanggaran hak-hak.

Korban penelantaran adalah wanita usia lanjut dengan beberapa kontak sosial dan setidaknya satu gangguan fisik atau mental yang membatasi kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari hari.

Selain itu, klien biasanya hidup sendiri atau dengan pelaku penelantaran dan tergantung pada pelaku untuk perawatan.

Strategi dalam mengerjakan soal tersebut yakni fokus pada subjek, penelantaran lansia. Baca setiap pilihan dengan hati hati dan identifikasi klien yang paling bergantung sebagai hasil dari proses penyakit. Ini akan mengarahkan anda pada pilihan yang benar.

2. Untuk Jawaban soal nomor 2

  • D. Memungkinkan klien untuk memilih kegiatan sosial

Penjelasannya Otonomi adalah kebebasan pribadi untuk menentukan kehidupan dirinya sendiri asalkan tidak melanggar hak-hak orang lain.

Individu yang mempunyai otonomi mampu berpikir rasional. Individu ini dapat mengidentifikasi masalah, mencari alternatif, dan memilih solusi yang memungkinkan kebebasan pribadi terus berlanjut selama orang lain beserta hak-hak dan properti mereka tidak dirugikan.

Hilangnya otonomi, dan kebebasan, adalah ketakutan yang nyata dari ldien lansia. Pilihan yang benar adalah satu-satunya yang memungkinkan klien untuk membuat keputusan.

Strategi mengerjakan soal Fokus pada subjek , mendorong otonomi. Ingat kembali definisi otonomi akan mengarahkan Anda ke pilihan yang benar. Ingat bahwa memberikan pilihan klien pilihan adalah penting untuk mendorong kebebasan.

3. Untuk Jawaban soal nomor 3

  • D. Penurunan massa lemak tubuh dan penurunan filtrasi glomerulus.

Penjelasannya semakin tua klien berisiko terjadinya keracunan obat karena penurunan massa lemak tubuh dan laju filtrasi glomelurus.

Meskipun pilihan A, B, C dan E mengidentifikasi perubahan yang berkaitan dengan perubahan usia yang terjadi pada klien lansia, pilihan tersebut tidak terkait secara khusus dengan risiko ini.

Strategi mengerjakan soal Fokus pada subjek, perubahan yang berkaitan dengan usia dapat menyebabkan klien berisiko dengan keracunan obat. Perhatikan bahwa pilihan yang benar adalah satu-satunya yang membahas ekskresi ginjal.

4. Untuk Jawaban soal nomor 4

  • A. Mengabaikan perawatan pribadi

Penjelasannya mekanisme adalah prilaku yang digunakan untuk mengurangi stres dan kecemasan. Dalam menghadapi kematian, koping tidak efektif diwujudkan oleh perilaku yang ekstrim yang dalam beberapa kasus dapat membahayakan individu secara fisik atau psikologis.

Pilihan yang benar adalah indikasi dari perilaku yang mengidentifikasi perilaku koping tidak efektif dalam proses berduka.

Strategi dalam mengerjakan soal catat subjek perilaku koping yang tidak efektif, singkirkan pilihan B, C, D, dan E karena jawaban tersebut sebanding atau sama dan kegiatan positif individu mendorong untuk terlibat dalam melanjutkan kehidupannya.

Nah, bagaimana apakah jawaban anda sudah benar semua? atau masih banyak salahnya. Silahkan ulang kembali dan pahami soal beserta jawabannya

Perhatikan dengan seksama penjelasan pilihan jawaban beserta strategi dalam mengerjakan soal ujian kompetensi nersnya.

Semoga contoh soal gerontik ujian kompetensi ners yang anda kerjakan tadi bisa memberikan semangat untuk menghadapi ukom nasional. Harapannya setelah anda mencoba latihan dengan soal soal tadi anda bisa lebih siap dan bisa Lulus Ukomnya. Amin.

Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *